(Jakarta, 26052026) - Seiring meningkatnya pembangunan fasilitas radiologi medis, industri, dan laboratorium yang menggunakan sumber radiasi pengion di Indonesia, kebutuhan terhadap sistem proteksi radiasi yang andal juga terus mengalami peningkatan. Salah satu aspek penting dalam pembangunan fasilitas tersebut adalah pemasangan shielding atau pelindung radiasi menggunakan material timbal (lead shielding) guna memastikan keselamatan pekerja, pasien, masyarakat, dan lingkungan.
Menjawab kebutuhan tersebut, PT. RadPro Energi Mandiri hadir melayani jasa pengadaan dan pemasangan timbalisasi menggunakan lead bricks untuk berbagai fasilitas radiasi di Indonesia. Layanan ini mencakup kebutuhan rumah sakit, bunker radioterapi, fasilitas kedokteran nuklir, laboratorium radioisotop, ruang CT-Scan, hingga fasilitas industri yang menggunakan sumber radioaktif maupun peralatan sinar-X.
Lead bricks atau bata timbal dikenal sebagai salah satu material shielding yang efektif dalam mereduksi paparan radiasi gamma dan sinar-X karena memiliki densitas tinggi. Penggunaan timbalisasi yang tepat menjadi bagian penting dalam penerapan prinsip proteksi radiasi untuk menjaga dosis paparan tetap serendah mungkin sesuai prinsip ALARA (As Low As Reasonably Achievable).
Dalam pelaksanaannya, PT. RadPro Energi Mandiri tidak hanya menyediakan material lead bricks, tetapi juga melakukan survei lapangan, desain sistem shielding, perhitungan kebutuhan ketebalan proteksi, fabrikasi, pemasangan, hingga finishing area shielding sesuai spesifikasi teknis fasilitas pengguna. Perhitungan dilakukan dengan mempertimbangkan energi radiasi, aktivitas sumber, occupancy factor, workload, serta parameter proteksi lainnya agar sistem shielding bekerja optimal.
Direktur Utama PT. RadPro Energi Mandiri, Suroyo, menyampaikan bahwa pemasangan shielding radiasi tidak dapat dilakukan secara sembarangan karena menyangkut aspek keselamatan jangka panjang.
“Timbalisasi bukan hanya pekerjaan konstruksi biasa, tetapi bagian dari sistem keselamatan radiasi yang harus dirancang secara tepat dan terukur. Kami memastikan setiap pemasangan lead bricks dilakukan berdasarkan kajian teknis dan standar proteksi radiasi yang berlaku,” ujar Suroyo.
Selain menggunakan lead bricks konvensional, PT. RadPro Energi Mandiri juga melayani pemasangan sistem lead bricks model interlock atau puzzle yang dirancang untuk meminimalkan celah antar sambungan sehingga potensi kebocoran radiasi dapat ditekan secara maksimal. Sistem ini banyak digunakan pada fasilitas dengan kebutuhan shielding tinggi seperti bunker radioterapi, ruang sumber radioaktif aktivitas tinggi, dan hotcell.
Pelaksanaan pekerjaan dilakukan dengan mengacu pada ketentuan keselamatan radiasi yang berlaku di Indonesia serta memperhatikan standar proteksi radiasi internasional. Dengan dukungan tenaga teknis berpengalaman di bidang proteksi radiasi dan konstruksi fasilitas nuklir, PT. RadPro Energi Mandiri terus berkomitmen mendukung pengembangan fasilitas radiasi yang aman, andal, dan sesuai regulasi di Indonesia. (yy)





