(Banten, 07012026) - PT. RadPro Energi Mandiri menghadirkan Radiation Portal Monitor (RPM) dengan spesifikasi teknis andal dan fitur canggih untuk mendukung deteksi radiasi secara cepat, akurat, dan berkelanjutan. Sistem RPM ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan pengamanan radiologi di berbagai fasilitas strategis seperti pelabuhan, bandara, kawasan industri, dan pusat logistik.
Direktur Utama Suroyo menyampaikan bahwa kehadiran RPM ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam meningkatkan sistem keamanan radiologi nasional. “Kami menghadirkan Radiation Portal Monitor dengan performa tinggi, teknologi mutakhir, serta sistem digital terintegrasi untuk memastikan deteksi radiasi yang andal dengan tingkat false alarm yang minimal,” ujarnya.
Radiation Portal Monitor yang ditawarkan memiliki desain dua pilar per jalur (2 pillar per lane) dengan struktur baja kokoh. Setiap pilar memiliki dimensi tinggi 3.663 mm, lebar 1.040 mm, dan kedalaman 750 mm, sehingga mampu memberikan cakupan deteksi optimal bagi kendaraan maupun barang yang melintas. Sistem ini telah memenuhi standar internasional ANSI 42.35 untuk performa dan ANSI 42.42 untuk protokol data, menjamin keandalan dan kompatibilitas sistem.
Dari sisi deteksi gamma, RPM ini menggunakan plastic scintillator (PVT) berkapasitas 25,4 liter yang dilengkapi dengan integrated multichannel analyzer (MCA). Detektor ini memiliki sensitivitas tinggi pada rentang energi 20 keV hingga 3 MeV, dengan sensitivitas sekitar 150.000 cps atau µSv/jam untuk Cs-137, sehingga mampu mendeteksi sumber radiasi statis maupun dinamis secara akurat.
Untuk deteksi neutron, sistem ini menggunakan teknologi bebas He-3 dengan material 6LiF/ZnS(Ag) berkapasitas 87,2 liter yang dilengkapi moderator polietilena berdensitas tinggi. Sensitivitas neutron mencapai minimum 2,5 cps/ng Cf-252 termoderasi pada jarak 2 meter, menjadikan RPM ini efektif dalam mendeteksi ancaman radiologis dan nuklir.
RPM ini mampu memberikan alarm categorization secara real-time, sehingga ancaman dapat diklasifikasikan dengan tepat dan tingkat false alarm dapat diminimalkan. Data keluaran sistem mencakup status alarm, klasifikasi alarm, laju cacah gamma dan neutron, serta laju latar belakang, yang dapat diintegrasikan langsung dengan sistem pihak ketiga.
Dari sisi operasional, Radiation Portal Monitor ini dirancang untuk bekerja pada kondisi lingkungan ekstrem, dengan rentang suhu operasi -30°C hingga 55°C (opsi hingga -40°C), kelembapan hingga 99%, serta perlindungan IP56. Sistem juga dilengkapi dengan berbagai periferal seperti sensor okupansi, serta opsi integrasi CCTV, OCR, LPR, dan alarm audio-visual.
Selain itu, RPM ini mendukung transfer data ke jaringan dan stasiun alarm pusat, akses jarak jauh yang aman, serta integrasi dengan platform cloud untuk sentralisasi dan sinkronisasi data. Melalui aplikasi mobile, pengguna dapat memantau tingkat radiasi setiap kendaraan yang melintas, melihat visualisasi data dalam bentuk grafik statistik, serta melakukan pemantauan secara real-time.
Dengan spesifikasi hardware yang kuat dan fitur digital yang lengkap, PT. RadPro Energi Mandiri menegaskan komitmennya dalam menyediakan Radiation Portal Monitor berkinerja tinggi, andal, dan sesuai standar internasional, guna mendukung keselamatan radiasi dan penguatan sistem deteksi radiologi nasional. (yy)





